Friday, August 12, 2016

Perintah Dasar MySQL

1. Perintah untuk login ke database seperti berikut ini:
prompt>mysql -u username -p password
contoh :
C:\>mysql -u root 
sehingga apabila berhasil login akan muncul tampilan berikut ini.


mysql>_

Perintah query. Setelah muncul tampilan di atas mysql telah siap menerima perintah-perintah query untuk akses data seperti membuat database di bawah

CREATE DATABASE namadatabase

mysql> CREATE DATABASE cobadb;

apabila perintah di atas dijalankan DBMS Server MySQL akan menciptakan sebuah database dengan nama 'cobadb'. Tentu saja perintah diketikkan setelah berhasil login ke MySQL.
Perintah untuk menampilkan database yang ada adalah:
mysql> SHOW DATABASES; sedangkan untuk menampilkan tabel dalam database adalah : mysql>SHOW TABLES;

2. Adapun Perintah mengaktifkan database.

bentuk umumnya:  
USE namadatabase
contoh:
mysql> USE cobadb;
3. Bentuk umum: (sintaks) Perintah membuat tabel di database.


CREATE TABLE namatabel
(namafield1 type [NOT NULL] [AUTO_INCREMENT], namafield2 type [NOT NULL] [AUTO_INCREMENT], ..... [PRIMARY KEY(namafield)]
);



keterangan:

namafield1, namafield2, adalah nama field anggota tabel.
NOT NULL, adalah berfungsi untuk membuat status field sebagai field mandatory field,
sehingga apabila saat terjadi penambah record tabel field ini tidak boleh dikosongkan.
contoh:
mysql>CREATE TABLE tamu (idtamu int NOT NULL AUTO_INCREMENT, nmtamu VARCHAR(35) NOT NUL, email VARCHAR(35) NOT NULL, PRIMARY KEY(idtamu));

apabila perintah di atas dijalankan maka haruslah databasenya diaktifkan dulu dengan perintah

mysql> USE cobadb;
tabel di atas memiliki tiga macam field dimana field idtamu berfungsi sebagai field kunci primer.


4. Bentuk Umum Mengubah struktur tabel
ALTER TABLE namatabel ADD | DROP | MODIFY field
contoh, menambah field sex (jenis kelamin) pada tabel tamu.

Mysql > ALTER TABLE tamu ADD sex enum(’L’,’P’);

sedangkan contoh menghapus field 'sex' pada tabel tamu adalah sebagai berikut:
Mysql > ALTER TABLE tamu DROP sex;
perintah-perintah di atas tergolong perintah DDL(Data Definition Language), yang hanya dijalankan pada saat database akan dikontruksikan/dibangun/dibuat. Sedangkan perintah-perintah untuk memanipulasi data dalam database (DML singkatan dari Data Manipulation Language) akan diuraikan berikut ini:

5. Perintah input data dalam tabel
Bentuk umumnya adalah seperti berikut ini:
INSERT INTO namatabel [(field1,field2, ...)] VALUES (datafield1, datafield2, ....);
contoh:
mysql > INSERT INTO tamu (nmtamu, email) VALUES ('Budiman Raharjo', budiman@telkom.net');


-

6. Perintah untuk mengupdate data tabel.

Bentuk Umumnya :

UPDATE namatabel SET namafield1=databaru1, namafield2=databaru2, ... WHERE kondisi
keterangan:

namatabel, adalah nama tabel yang akan dilakukan pengupdatean datanya. namafield1,namafield2 adalah field-field yang akan disunting datanya dengan databarunya

databaru, adalah diisi dengan data baru yang akan mereplace data lama.

kondisi, adalah merupakan penentuan kriteria record-record yang akan diupdate.
contoh:
UPDATE tamu
mysql > SET nmtamu='Budiman Sukarno' WHERE nmtamu='Budiman Raharjo';

7. Menghapus record tabel
Bentuk umumnya:
DELETE FROM  namatabel WHERE kondisi
keterangan:
namatabel, adalah nama tabel yang akan dilakukan penghapusan record datanya.
kondisi, adalah merupakan penentuan kriteria record-record yang akan dihapus.
contoh:
mysql > DELETE FROM tamu WHERE idtamu=3;
8. Perintah untuk menampilkan record-record data tabel
Bentuk umumnya:
SELECT * | field1, field2, …
FROM nama_table1 [ , nama_table2, …] [ WHERE kondisi ]
[ GROUP BY ekspresi ]
[ HAVING kondisi_pencarian ]
[ ORDER BY ekspresi_pengurutan [ ASC | DESC ] ]
Keterangan :
SELECT *
berfungsi untuk menampilkan data seluruh field dari table yang disebutkan setelah klausa
FROM
SELECT field1, field2, …
berfungsi untuk menampilkan data-data dari field-field yang dituliskan secara eksplisit
dari table yang disebutkan setelah klausa SELECT
FROM nama_tabel1, nama_tabel2
berfungsi untuk menentukan tabel yang field-field akan ditampilkan data recordnya.
WHERE kondisi
berfungsi untuk menentukan criteria record-record yang akan dihapus atau ditampilkan.

GROUP BY ekspresi
berisi daftar record-record untuk dijadikan acuan kriteria terhadap record-record data yang dikelompokkan.
HAVING kondisi_pencarian
adalah rumusan kondisi/kriteria record yang digroup yang akan ditampilkan
ORDER BY ekspresi_pengurutan
berisi daftar field-field yang akan dijadikan acuan pengurutan.
ASC
adalah model pengurutan record-record data secara menaik.
DESC
adalah model pengurutan record-record data secara menurun.
Contoh :
Mysql> SELECT * FROM tamu;
Perintah di atas jika dijalankan akan menampilkan seluruh record dari seluruh field dalam tabel tamu.

-

Mysql> SELECT nmtamu, email FROM tamu;



perintah di atas jika dijalankan akan menampilkan seluruh data record-record dari field nmtamu dan email.

-

Mysql> SELECT * FROM tamu WHERE nmtamu LIKE 'Budi%';


perintah di atas menampilkan data-data record yang memiliki nama dengan awalan 'Budi'



-Mysql> SELECT * FROM tamu WHERE idtamu=2;


perintah di atas akan menampilkan data record tabel yang memiliki idtamu bernilai 2.


9. Relasi 2 Tabel
contoh lain:  untuk  menampilkan data dari kombinasi field-field  beberapa tabel yang saling berelasi.


-




-

Perintahnya adalah sebagai berikut :
mysql >
SELECT tblbarang.kdbarang, tblbarang.nmbarang, tblbarang.jmlbarang, tblbarang.hrgbarang, kategori.nmkategori  FROM tblbarang, kategori  WHERE tblbarang.kdkategori = kategori.kdkategori;


10. Perintah untuk menghapus struktur tabel

bentuk umumnya:  DROP TABLE namatabel;

contoh:

mysql> DROP TABLE tamu;
efek perintah jika berhasil dijalankan maka tabel dengan nama 'tamu' akan dihapus secara permanen berikut dengan data yang ada dalam tabel juga akan terhapus.

Perbandingan Oracle, MySQL, MS SQL

ORACLE
Oracle adalah relational database management system (RDBMS) untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan terintegrasi. Oracle Server menyediakan solusi yang efisien dan efektif karena kemampuannya
Mendengar nama ORACLE, bagi kaum IT (baca ‘IT Professionals’) langsung terbayang Server Database kelas atas, sebanding kemasyurannya dengan MYSQL maupun SQL Server. Hal ini memang tidak salah, namun kalau mau ditilik lebih lanjut, sebenarnya ORACLE memiliki 3 makna:

   1. ORACLE DATABASE SERVER: citra umum bagi sementara masyarakat, merupakan Relational Database yang sangat konsisten sejak di release tahun 1979. Sebagai database, Oracle dapat dijalankan pada Windows maupun Linux. Hal ini merupakan salah satu keunggulan dibanding dengan SQL Server yang hanya bisa dijalankan dalam Windows.
   2. ORACLE sebagai PLATFORM: Sebagai platform, ORACLE memberikan alternatif yang sangat luas. Tidak saja memiliki dukungan terhadap JAVA, tetapi mempunyai solusi PHP dan bahkan mendukung implementasi dotNet Framework dari Microsoft. Selain itu, Oracle juga memiliki berbagai alternatif Aplikasi Siap Pakai.
   3. ORACLE Corporation: sebagai Perusahaan Raksasa di bidang IT. Hal ini yang mungkin belum disadari banyak orang (kecuali pengamat/pelaku IT). Perusahaan yang didirikan tahun 1982 sebagai ORACLE Corporation, merupakan pengembangan dari perusahaan Relational Software Inc (RSI) yang sudah merilis Oracle Versi 2. Di tahun 2009 ini, Oracle Corporation sudah dapat disandingkan dengan Raksasa Software Microsoft. Bahkan, bila saja pembelian Sun Microsystem disetujui, Oracle sudah menjadi perusahaan yang memiliki segalanya:  Database, Application Platform, Application Software, dan (kalau jadi membeli SUN Microsystem) memiliki Hardware.

Kekurangan :
  • Merupakan software DMBS yang paling mahal, paling rumit, dan paling sulit untuk dipelajari.
  • Membutuhkan spesifikasi hardware yang tinggi untuk dapat menjalankan software DMBS Oracle supaya berjalan dengan stabil.
  • Hanya diperuntukan bagi perusahaan berukuran besar, dan tidak cocok untuk perusahaan kecil maupun menengah.
  • Data yang bertambah ukurannya akan mengalami kelambatan proses, jadi harus ada database management.
  • Harga yang sangat mahal untuk sebuah database dan penggunaan Oracle sangat memakan banyak biaya, mulai dari device sampai diperlukannya DBA yang handal.
  • HP dan pertahanan (DEF) yang tergolong sedang

Kelebihan :
  • Merupakan software DBMS yang handal dan memiliki kemampuan yang tinggi.
  • Dapat menangani jumlah data dalam ukuran yang besar.
  • Dapat mengolah data dalam ukuran besar dan mengolahnya dengan cepat sehingga didapatkan informasi yang akurat sesuai permintaan pengguna/user.
  • Memiliki kemampuan akan fleksibilitas dan skalabilitas yang dapat memenuhi tuntutan akan data dan informasi yang bervolume besar dan terus-menerus bertambah besar.
  • Memiliki kemampuan Technology Cluster Server, dimana jika terdapat lebih dari satu unit server misalnya 100 unit server maka Oracle dapat menjadikan 100 unit server tersebut aktif bekerja bersama sebagai 100 aktif server.
  • Memiliki kemampuan untuk management user dan tiap user bisa diatur hak akses terhadap suatu database oleh database administrator.
  • Bisa berjalan pada lebih dari satu platform system operasi.
  • Pemrosesan data yang sangat cepat, open source.
  • Ketika kita mengakses database dan kemudian ada kejadian seperti listrik mati misalnya maka data yang sudah kita simpan tidak rusak/hilang. Oracle memiliki kemampuan flashback, sehingga semua jenis transaksi yang salah akan dapat dikembalikan. Dan dapat menampung data dalam sekala besar.
  • dalam PvE maupun PvP, Oracle dapat meningkatkan kerja tim dengan berbagai buff, menghidupkan kembali orang yang mati, sehingga dicari cari untuk party, selain itu juga terlihat pada besarnya MP yang dimilikinya.
  • Dapat bekerja di lingkungan client/server (pemrosesan tersebar)

MYSQL
Kekurangan :
  • Tidak cocok untuk menangani data dengan jumlah yang besar, baik untuk menyimpan data maupun untuk memproses data.
  • Memiliki keterbatasan kemampuan kinerja pada server ketika data yang disimpan telah melebihi batas maksimal kemampuan daya tampung server karena tidak menerapkan konsep Technology Cluster Server.
  • Untuk koneksi ke bahasa pemrograman visual seperti vb, delphi, dan foxpro, mysql kurang support, karena koneksi ini menyebabkan field yang dibaca harus sesuai dengan koneksi dari program visual tersebut, dan ini yang menyebabkan mysql jarang dipakai dalam program visual.
Kelebihan :
  • Merupakan DBMS yang gratis / open source berlisensi GPL (generic public license).
  • Cocok untuk perusahaan dengan skala yang kecil.
  • Tidak membutuhkan spesifikasi hardware yang tinggi untuk bisa menjalankan MWSQL ini bahkan dengan spesifikasi hardware yang minimal sekalipun.
  • Bisa berjalan pada lebih dari satu platform system operasi, misalnya LINUX, Windows, MacOS, FreeBSD, Solaris dan masih banyak lagi.
  • Cepat dalam menjalankan perintah SQL / Structured Query Language misalnya ketika akan menyeleksi suatu data atau memasukkan suatu data karena MYSQL merupakan turunan dari konsep SQL.Multi user, artinya database dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
  • MYSQL memiliki ragam tipe data yang sangat kaya, seperti signed / unsigned integer yang memiliki panjang data sebesar 1,2,3,4 dan 8 byte, FLOAT, DOUBLE, CHAR, VARCHAR, TEXT, BLOB, DATE, TIME, DATETIME, TIMESTAMP, YEAR, SET dan tipe ENUM.
  • MYSQL memiliki beberapa lapisan keamanan, seperti subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan system perijinan yang mendetail serta sandi/password terenkripsi.
  • MYSQL dapat melakukan koneksi dengan computer client menggunakan Protokol TCP/IP, Unix Socket (UNIX), atau Named Pipes (windows NT).
  • MYSQL memiliki antar muka / interface terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
  • Command and function, MYSQL memiliki fungsi dan operator secara penuh yang mendukung perintah select dan where dalam query.
  • Structure Table, MYSQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE dibandingkan DBMS lainnya.
  • Dapat dikoneksikan pada bahasa C, C++, Java, Perl, PHP dan Python.
  • Mendukung penuh terhadap kalimat SQL GROUP BY dan ORDER BY. Mendukung terhadap fungsi penuh ( COUNT ( ),COUNT (DISTINCT), AVG ( ), STD ( ), SUM ( ), MAX ( ) AND MIN ( ) ).
  • Mendukung terhadap LEFT OUTHER JOIN dengan ANSI SQL dan sintak ODBC.
  • Mendukung ODBC for Windows 95 (dengan source program). Semua fungsi ODBC 2.5 dan sebagainya. Sebagai contoh kita dapat menggunakan Access untuk connect ke MySQL server.
  • Menggunakn GNU automake, autoconf, dan LIBTOOL untuk portabilitas.
  • Kita dapat menggabungkan beberapa table dari database yang berbeda dalam query yang sama.
  • Privilege (hak) dan password sangat fleksibel dan aman serta mengujinkan ‘Host-Based’ Verifikasi.


Microsoft SQL (MS-SQL)
Kekurangan :
  • Hanya dapat diimpelementasikan pada 1 unit server, jika terdapat tambahan server maka hanya akan berfungsi sebagai pasif / standby server (tidak memiliki kemampuan Technology Cluster Server seperti halnya pada DMBS Oracle).
  • Hanya bisa berjalan pada satu platform system operasi yaitu Microsoft Windows.
  • Merupakan software berlisensi dan berharga mahal untuk perusahaan skala kecil dan menengah.
Kelebihan :
  • Cocok untuk perusahaan dengan skala kecil, menengah, dan besar sehingga mampu untuk mengolah data dengan jumlah yang besar.
  • Memiliki kemampuan untuk management user dan tiap user bisa diatur hak akses terhadap suatu database oleh database administrator.
  • Untuk diterapkan pada pembangunan suatu program aplikasi, akan mudah dalam melakukan koneksi dengan computer client yang pembangunan aplikasinya menggunakan software yang sama platform dengan MS-SQL, misalnya Microsoft Visual Basic.
  • Memiliki tingkat pengamanan / security data yang baik.
  • Memiliki kemampuan untuk back-up data, rollback data, dan recovery data.
  • Memiliki kemampuan untuk membuat database mirroring dan clustering.

PERBANDINGAN ANTARA ORACLE, MY SQL, DAN SQL SERVER

Perbandingan MySQL dengan SQL Server:
Jika kita sering membuat program database dengan perintah yang kita simpan didalam database seperti stored procedure, function, atau trigger kadang terdapat perbedaan bahasa pemrogramman antara di MySQL dengan SQL Server. Berikut kita akan membahas beberapa perbedaan antara aplikasi database tersebut.
Untuk parameter di dalam SQL Server selalu menggunakan awalan ‘@’, sedangkan pada MySQL kita dapat mengidentifikasikan parameter dengan karakter apapun dan kita bahkan dapat membuat parameter local tanpa mendeklarasikannya terlebih dahulu, yaitu dengan menambahkan karakter “@” pada awalan parameter yang dibuat.
Pada SQL Server kita dapat mengetikan perintah ‘DECLARE v1 [datatype], v2 [datatype], v3 [datatype]’ tetapi pada MySQL kita harus mengetikan perintah
‘DECLARE v1 [datatype]; DECLARE v2 [datatype]; DECLARE v3 [datatype]’
SQL Server tidak perlu mengetikan perintah ‘BEGIN … END’ untuk batasan sebuah Stored Procedure atau Function. Tetapi dalam MySQL kita perlu mengetikan perintah ‘BEGIN … END’ untuk Stored Procedure atau Function yang memiliki lebih dari satu baris perintah.
Contoh:
DELIMITER$
CREATE PROCEDURE proc1(id int)
BEGIN
[statement 1];
[statement 2];
END$
DELIMITER;


Pada SQL Server kita tidak perlu mengetikan karakter ‘;’ (titik koma) pada setiap akhir perintah. Tetapi pada MySQL membutuhkan karakter ‘;’ pada setiap akhir perintah, karena MySQL merupakan aplikasi console yang membutuhkan pembatas untuk setiap perintah yang dituliskan menjadi pembatas dengan perintah yang lainnya dalam satu Procedure atau Function.
SQL Server memiliki fungsi ‘SET NOCOUNT’ dan ‘@@ROWCOUNT’ untuk memperoleh jumlah row hasil execute. Sedangkan pada MySQL tidak memiliki perintah untuk ‘SET NOCOUNT’, tetapi memiliki fungsi ‘row_count()’ untuk mendapatkan jumlah row hasil execute dari query delete, insert, atau update, ‘found_rows()’ untuk mendapatakan jumlah row hasil execute dari query select.
SQL Server memiliki perintah perulangan ‘WHILE … BEGIN’. Sedangkan MySQL memiliki perintah perulangan ‘WHILE … DO’.
SQL Server dapat menggunakan perintah ‘SELECT’ atau ‘SET’ untuk mengisi data ke variable.
Contoh:
DECLARE @v1 int, @v2 int
SELECT @v1 = 10, @v2 = 20
Sedangkan MySQL hanya dapat menggunakan perintah ‘SET’ untuk mengisi data ke variable.

Contoh:
DECLARE v1 int;
DECLARE v2 int;
SET v1 = 10;
SET v2 = 20;

Web Database dan Manfaatnya

Web database adalah salah satu sistem yang digunakan menyimpan informasi dan kemudian dapat di akses melalui website. Sebagai contoh sederhana, sebuah komunitas online atau online community, akan memiliki database untuk menyimpan informasi username, password, dan informasi detail lainnya yang dimiliki oleh semua anggota dan sistem database yang paling umum dipergunakan di Internet adalah MySQL. karena mudah untuk terintegrasi dengan PHP dan PHP sendiri merupakan server side programming language yang paling umum digunakan oleh developers.

Pada tingkat paling sederhana, web database merupakan satu dari beberapa kumpulan tabel yang berisi data-data penting. dari masing-masing tabel memiliki field-field berbeda yang digunakan menyimpan berbagai jenis informasi dan dari tabel-tabel ini kemudian dapat saling terhubung untuk memanipulasi data dengan menggunakan beberapa metode tertentu.

Web database dapat kita gunakan untuk beberapa tujuan. Sebagai contoh yang sederhana yang sering kita temui adalah content management system atau dalam istilah pemrograman yaitu CMS. yang pada umumnya menggunakan web database untuk menyimpan beberapa informasi seperti post, username dan bahkan komentar.


Dengan menggunakan database sangat memungkinkan website dapat terus diupdate dengan mudah dan tanpa perlu untuk mengedit kode HTML pada setiap halaman yang ingin kita rubah sebagai contoh blogspot, wordpress dan banyak lagi. Hal ini tidak hanya merupakan suatu cara yang mudah dan efisien dalam membuat dan mengupdate website, namun juga dapat untuk membuat proses lebih mudah untuk diakses oleh pengguna yang tidak terlalu memahami bahasa program Internet.

Contoh lain dari penggunaan web database adalah untuk online. Website online forum seringkali membuat sebuah database dengan jumlah tabel yang banyak, termasuk setiap pengguna, post, dan untuk pengaturan. Hal ini penting sekali untuk mengatur relationship di antara tabel, sehingga post dan pengguna dapat dihubungkan dengan lebih mudah.

Pengertian Database, Jenis Database, Manfaat Database





Database adalah adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari database tersebut.

Jenis-Jenis Database
Seperti yang dijelaskan dalam pengertian data base di atas, ada banyak jenis database dalam dunia computing, dan berikut penjelasan beberapa jenis dari database:
Database Relational (Relational Database)


Database relasional merupakan jenis database yang terpopuler. Database relasional memungkinkan pengguna untuk mengakses, update, dan mencari informasi berdasarkan hubungan data yang disimpan dalam tabel yang berbeda. Database relasional juga dapat menjalankan query yang melibatkan beberapa database.

Database Analitik (Analytical Processing)

Database Analitik (atau OLAP-On Line Analytical Processing) merupakan database penyimpan arsip atau data historis yang hanya dapat dibaca (read-only database), dan digunakan untuk analisis. Sebagai contoh, sebuah perusahaan pasti menyimpan laporan-laporan penjualan selama beberapa tahun belakangan di dalam database analitik dan menggunakan database ini sebagai referensi saat menganalisis strategi pemasaran priode berikutnya.

Database jenis ini juga dapat ditemukan dalam katalog persediaan di situ-situs e-commerce seperti lazada, blibli, bukalapak, tokopedia, dan lainnya. Katalog persediaan database analitik tersebut biasanya menyimpan informasi deskriptif tentang semua produk yang tersedia dalam persediaan, seperti nama produk, spesifikasi, harga, produsen, garansi, paket penjualan, gambar produk, dll.

Database Operasional (Operational Database)

Database operasional (disebut juga OLTP-On Line Transaction Processing), pada umunya digunakan untuk mengelola bit data yang lebih dinamis. Jenis database ini memungkinkan Anda melakukan lebih dari sekedar melihat data dari arsip, tetapi dengan database ini Anda dapat memodifikasi data tersebut (seperti menambah, mengubah atau menghapusnya).

Database jenis ini biasanya digunakan untuk melacak informasi secara real-time. Sebagai contoh, sebuah perusahaan menggunakan database operasional ini untuk melacak persediaan di gudang. Ketika pelanggan memesan produk-produk dari sebuah toko online (online shop), database operasional dapat digunakan untuk melacak berapa banyak item telah dijual.

Software Database Server DBMS
Seperti yang dibahas dalam pengertian data base, sebuah perusahaan, instansi, toko, website, atau e-commerce, yang menggunakan database, memerlukan sebuah Database Management System (DBMS). DBMS ini digunakan sebagai database server untuk tempat database-database berada. DBMS dioperasikan oleh komputer yang dikhususkan untuk dijadikan database server. Saat ini, jumlah Software Database Server sangatlah bergam, dan umumnya memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing, berikut beberapa di antaranya:

Oracle DBSM

Oracle DBMS disebut juga Oracle Database, dan versi terbaru ini adalah Oracle Database 12c. Platform ini memungkinkan pengguna untuk membuat lebih efisien  sumber daya TI mereka, serta didukung dengan arsitektur multi-tenant yang memungkinkan pengguna berbagi dan mengelola cloud database pribadi.

Saat ini, Oracle Database 12c tersedia dalam tiga edisi. Oracle Database Express Edition diperuntukan untuk komputer dengan ukuran database maksimal 11GB. Standard Edition One dan Standard Edition masing-masing menawarkan pilihan-server terinstal untuk digunakan di perusahaan kecil dan menengah. Dan Oracle Database Enterprise Edition, diperuntukan untuk database dengan jumlah yang tidak terbatas.

Selain mendukung di sistem operasi windows, linux, dan lainnya. Software dari Oracle ini dengan tingkat keamanan yang baik, dapat mengola banyak data, biaya penyimpanan lebih murah, serta mudah dalam meningkatkan kinerja database Anda. Hal tersebut akan Anda dapatkan dalam edisi enterprise.

Microsoft Access

Microsoft Access (Ms. Access) merupakan software database server dari Microsoft yang berada dalam paket produk Microsoft Office. Software ini hanya bisa dijalankan dalam sistem operasi windows, yang merupakan sistem operasi besutan Microsoft. Software ini hanya cocok diadopsi untuk home bisnis atau small system, karena kemampuan kapasitas datanya yang sangat terbatas. 

MySQL

MySQL merupakan software database server open source (gratisan) yang multi-platform. Karena dapat diperoleh secara gratis, software ini menjadi yang paling dipilih oleh programer dan web developer dunia. Dan dengan kecepatannya yang superior, handal, dan kemudahan dalam penggunaan, MySQL telah dipercaya dalam menanggulangi masalah utama yang terkait dengan downtime, pemeliharaan, administrasi dan dukungan tools.

IBM DB2 & Informix

Seperti nama, IBM DB2 & Informix adalah software database server besutan IBM Software. Untuk pengguna produk-produknya, IBM menjanjikan kinerja terbaik dalam melakukan beberapa pekerjaan, serta meminimalisasi biaya administrasi, penyimpanan, pengembangan database, serta biaya server. DB2 dapat dijalannya di multi-user, artinya dapat bekerja di sitem operasi manapun, seperti Linux, UNIX, Windows atau sistem operasi lainnya. Sementara itu, server database Informix menawarkan analisis real-time, cepat, transaksi selalu-on, sensor pengelolaan data, serta kemampuan NoSQL.

Microsoft SQL Server

SQL Server adalam software database server besutan Microsoft. Berbeda Ms. Access, SQL Server ini dijual terpisah, dan berbayar. Namun, pihak pengembang juga menyediakan edisi yang gratisan, yaitu SQL Server Express Edition. Karena lahir dari keluarga Microsoft, software hanya dapat berjalan di sistem operasi Windows saja. Kapasitas penyimpanan software ini masih dibawah Tera Byte, namun masih dapat menjalankan aplikasi dengan ukuran yang besar. Banyak pilihan format (extensi) back up data dari software ini seperti .file, .bak, serta .mdb.
  
Manfaat Penggunaan Database :
  • Kecepatan dan Kemudahan
Database memiliki kemampuan dalam menyeleksi data sehingga menjadi suatu kelompok yang terurut dengan cepat. Hal inilah yang ahirnya dapat menghasilkan informasi yang dibutuhkan secara cepat pula. Seberapa cepat pemrosesan data oleh database tergantung pula pada perancangan databasenya.
  • Pemakaian Bersama-sama
Suatu database bisa digunakan oleh siapa saja dalam suatu perusahaan. Sebagai contoh database mahasiswa dalam suatu perguruan tinggi dibutuhkan oleh beberapa bagian, seperti bagian admin, bagian keuangan, bagian akademik. Kesemua bidang tersebut membutuhkan database mahasiswa namun tidak perlu masing-masing bagian membuat databasenya sendiri, cukup database mahasiswa satu saja yang disimpan di server pusat. Nanti aplikasi dari masing-masing bagian bisa terhubung ke database mahasiswa tersebut.
  • Kontrol data terpusat
Masih berkaitan dengan point ke dua, meskipun pada suatu perusahaan memiliki banyak bagian atau divisi tapi database yang diperlukan tetap satu saja. Hal ini mempermudah pengontrolan data seperti ketika ingin mengupdate data mahasiswa, maka kita perlu mengupdate semua data di masing-masing bagian atau divisi, tetapi cukup di satu database saja yang ada di server pusat.
  • Menghemat biaya perangkat
Dengan memiliki database secara terpusat maka di masing-masing divisi tidak memerlukan perangkat untuk menyimpan database berhubung database yang dibutuhkan hanya satu yaitu yang disimpan di server pusat, ini tentunya memangkas biaya pembelian perangkat.
  • Keamanan Data
Hampir semua Aplikasi manajemen database sekarang memiliki fasilitas manajemen pengguna. Manajemen pengguna ini mampu membuat hak akses yang berbeda-beda disesuaikan dengan kepentingan maupun posisi pengguna. Selain itu data yang tersimpan di database diperlukan password untuk mengaksesnya.
  • Memudahkan dalam pembuatan Aplikasi baru
Dalam poin ini database yang dirancang dengan sangat baik, sehingga si perusahaan memerlukan aplikasi baru tidak perlu membuat database yang baru juga, atau tidak perlu mengubah kembali struktur database yang sudah ada. Sehingga Si pembuat aplikasi atau programmer hanya cukup membuat atau pengatur antarmuka aplikasinya saja.
Dengan segudang manfaat dan kegunaan yang dimiliki oleh database maka sudah seharusnya semua perusahaan baik itu perusahaan skala kecil apalagi perusahaan besar memilki database yang dibangun dengan rancangan yang baik. Ditambah dengan pemanfaatan teknologi jaringan komputer maka manfaat database ini akan semakin besar. Penggunaan database sekaligus teknologi jaringan komputer telah banyak digunakan oleh berbagai macam perusahaan, contohnya saja perbankan yang memiliki cabang di setiap kotanya. Perusahaan Bank tersebut hanya memiliki satu database yang disimpan di server pusat, sedangkan cabang-cabangnya terhubung melalui jaringan komputer untuk mengakses database yang terletak di sever pusat tersebut.
Contoh-contoh software Database:
  • Microsoft SQL Server
  • Oracle
  • Sybase
  • Interbase
  • XBase
  • Firebird
  • MySQL
  • PostgreSQL
  • Microsoft Access
  • dBase III
  • Paradox
  • FoxPro
  • Visual FoxPro
  • Arago
  • Force
  • Recital
  • dbFast
  • dbXL
  • Quicksilver
  • Clipper
 

Welcome To My Blog Template by Ipietoon Cute Blog Design