Wednesday, November 11, 2015

Jenis dan Fungsi File Header Pada C++

Jenis dan Fungsi File Header Pada C++

Untuk pemula lagi nih. Yang ingin belajar banyak lagi tentang C++. Mengenal jenis dan fungsi file header yang ada di Borland C++ adalah salah satu yang harus anda tau dan kenali dalam pemrograman C++ , mari simak jenis dan fungsi file header yang sudah saya rangkum dan copas dari data yang ada di google. Silahkan baca dan simak baik baik fungsi file header di bawah.

Daftar Jenis dan Fungsi File Header Pada C++ :

1. <Iostream.h>

- Cin
Merupakan fungsi masukan(digunakan untuk menyimpan data dalam suatu variabel). Bentuk umum: cin>>var x;

- Cout
Merupakan fungsi keluaran(digunakan untuk menampilkan data ataupun tulisan). Bentuk umum: cout<<”tulisan”; atau cout<<var x;

- Endl
Digunakan untuk pindah baris/ enter. Bentuk umum: cout<<”tulisan”<<endl;

-Ends
ends merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menambah karakter null ( nilai ASCII NOL ) ke deretan suatu karakter. Fungsi ini akan berguna untuk mengirim sejumlah karakter ke file di disk atau modem dan mangakhirinya dengan karakter NULL.

2. <Conio.h>

- getch
berfungsi untuk menahan tampilan. Bentuk umum: getch();

- clrscr
berfungsi untuk membersihkan layar. Bentuk umum: clrscr;

- getche
Fungsi dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukan ditampilkan di layar.

- Putch
Akan menampilkan karakter ASCII dari nilai x ke layer monitor tanpa memindahkan letak kursor ke baris berikutnya.

- Clreol
Fungsi ini digunakan untuk membersihkan layar mulai dari posisi kursor hingga kolom terakhir, posisi kursor tiak berubah.

- Gotoxy
Fungsi gotoxy digunakan untuk memindahkan kursor ke kolom x, baris y.

- Wherex
Fungsi wherex digunakan untuk mengembalikan posisi kolom kursor.

- Wherey
Fungsi wherey digunakan untuk mengembalikan posisi baris kursor.

- Window
Fungsi window digunakan untuk mendefinisikan sebuah window berdasarkan koordinat kiri atas dan kanan bawah.

3. <Stdio.h>

- Printf
Merupakan fungsi keluaran. Bentuk umum: printf (“tulisan”);

- Scanf
Merupakan fungsi masukan. Bentuk umum: scanf (“%c”, &karakter);

- Gets
Fungsi inputan yang bisa membaca spasi. Bentuk umum: gets(var x);


4. <String.h>

- Strcpy
Digunakan untuk menyailn nilai string

- Strlen
Untuk mengetahui panjang string

- Strupr
Digunakan untuk membuat string menjadi capital.

- Strcmp
Digunakan untuk membandingkan dua buah string.
Hasil dari fungsi ini bertipe integer dengan nilai: Negative, jika string pertama kurang dari string kedua. Nol, jika string pertama sama dengan string kedua Positif, jika string pertama lebih besar dari string kedua
Bentuk umum : strcmp(string1, string2);

- strlwr
Digunakan untuk mengubah huruf menjadi kecil semua.Bentuk umum : strlwr(string);

- strcat
Digunakan untuk menggabungkan string.Bentuk umum : strcat(string1,string2);

5. <Math.h>

- Sqrt
Fungsi akar

- Pow
Fungsi pangkat

- Sin (), cos(), tan()
Masing-masing digunakan untuk menghitung nilai sinus, cosinus dan tangens dari suatu sudut. Bentuk umum: Sin(sudut); Cos(sudut); Tan(sudut);

- Max
Digunakan untuk menghitung hasil pembagian dan sisa pembagian. Bentuk umum: max(bilangan1, bilangan2);

- Min
Digunakan untuk menentukan bilangan terkecil dari dua buah bilangan. Bentuk umum : min(bilangan1, bilangan2).

6. <Windows.h> 

 - System
Digunakan untuk memberi warna. Bentuk umum : system ("color 4f");

7. <Iomanip.h>

 - Setiosflags()
Digunakan untuk mengatur jumlah digit decimal dibelakang koma
8. <Stdlib.h>

 - Atof()
Digunakan untuk mengonfersi nilai string menjadi bilangan bertipe double. Bentuk umum : atof(char x);

- Atoi()
Digunakan untuk merubah tipe data string menjadi integer.

- Pow
Digunakan untuk pemangkatan suatu bilangan.Bentuk umum : pow(bilangan, pangkat).

9. <assert.h>

Berisi menegaskan makro, digunakan untuk membantu mendeteksi kesalahan logis dan jenis lain dari bug dalam debugging versi dari sebuah program

10. <complex.h>

Sebuah set fungsi untuk memanipulasi bilangan kompleks.

11. <ctype.h>

Mendefinisikan set fungsi yang digunakan untuk mengklasifikasikan karakter dengan jenis mereka atau untuk mengkonversi antara atas dan huruf kecil dengan cara yang independen dari yang digunakan set karakter (biasanya ASCII atau salah satu ekstensi, meskipun implementasi menggunakan EBCDIC juga dikenal).

12. <errno.h>

Untuk menguji kode kesalahan dilaporkan oleh fungsi perpustakaan.

13. <fenv.h>

Mendefinisikan sebuah set fungsi untuk mengendalikan floating-point lingkungan.

14. <float.h>

Mendefinisikan konstanta makro menentukan implementasi khusus properti dari floating-point library.

15. <inttypes.h>

Mendefinisikan tipe bilangan bulat lebar yang tepat.

16. <iso646.h>

Mendefinisikan macro beberapa yang menerapkan cara-cara alternatif untuk mengekspresikan token beberapa standar. Untuk pemrograman di ISO 646 set varian karakter.

17. <Limits.h>

Mendefinisikan konstanta makro menentukan implementasi khusus properti dari tipe integer.

18. <Locale.h>

Mendefinisikan fungsi lokalisasi.

19. <Setjmp.h>

Demikianlah macro setjmp dan longjmp , yang digunakan untuk non-lokal keluar.

20. <Signal.h>

Mendefinisikan fungsi sinyal penanganan.

21. <Stdalign.h>

Untuk query dan menentukan keselarasan benda.

22. <Stdarg.h>

Untuk mengakses berbagai jumlah argumen dilewatkan ke fungsi.

23. <stdatomic.h>

Untuk operasi atom pada data dibagi antara benang.

24. <stdbool.h>

Mendefinisikan tipe data Boolean.

25. <stddef.h>

Mendefinisikan jenis beberapa berguna dan macro.

26. <stdint.h>

Mendefinisikan tipe bilangan bulat lebar yang tepat.

27. <stdnoreturn.h>

Untuk menentukan non-kembali fungsi.

28. <tgmath.h>

Mendefinisikan jenis generik-fungsi matematika.

29. <threads.h>

Mendefinisikan fungsi untuk mengelola beberapa Threads serta mutexes dan variable kondisi.

30. <time.h>

Mendefinisikan fungsi tanggal dan waktu penanganan.

31. <Uchar.h>

Jenis dan fungsi untuk memanipulasi Unicode karakter.

32. <Wchar.h>

Mendefinisikan fungsi penanganan string lebar.

33. <Wctype.h>

Mendefinisikan set fungsi yang digunakan untuk mengklasifikasikan karakter lebar jenis mereka atau untuk mengkonversi antara huruf besar dan kecil.
Sumber : http://veryhandika.blogspot.co.id/2014/10/jenis-dan-fungsi-file-header-pada-c.html

Belajar C++ bagi pemula, Apa itu C++?

Bagi para pemula, pasti ingin tahu apa itu C++. Kita ketahui bersama bahwa pada awal berkembangnya komputer, tahun 70an, telah ditemukan bahasa pemrograman yang prosedural (belum berbasis object/oop). Nah, kebanyakan bahasa – bahasa ini digunakan untuk antarmuka hardware. Intinya digunakan supaya hardware tersebut bisa didetect dengan baik oleh system operasi komputer. 

Bahasa – bahasa seperti ini jaman sekarang dikenal dengan bahasa asembly. Banyak yang menyebutnya dengan bahasa low level. Bahasa - bahasa prosedural tersebut diantaranya adalah bahasa C, Basic, Pascal, Fortran, dan lain lain. Sekarang bahasa C berkembang menjadi C++, Visual C++, Visual C#. Sedangkan bahasa Basic sendiri juga berkembang menjadi Visual Basic. Sementara pascal berkembang menjadi Delphi dan lain – lain .  

1. Apa itu C++? 
Sebelum C++ dikembangkan, sudah ada bahasa sejenis yang digunakan programmer yaitu bahasa C (dikembangkan oleh Dennis Ritchie dari bahasa B), saat itu dia dari Bell Laboratories sedang mengembangkan system operasi Unix. C ini merupakan bahasa prosedural, kemudian dikembangkan hingga menjadi sebuah bahasa pemrograman C yang berorientasi pada object (OOP – Object Oriented Programming) yang kemudian disebut dengan C++ (dikembangkan oleh Bejarne Stroustrup tahun 1979). 

2. Bagaimana Filosophy bahasa C? 
Secara umum, pemrograman dengan bahasa C menggunakan 2 konsep, yaitu data dan algorithms. Data merupakan bahan yang akan diolah, sedangkan algorithms adalah metode pengolahan. Bisa dibilang algorithms ini adalah fungsi/cara/metode/langkah dan lain lain untuk mengolah data tersebut. 

Lihat gambar 1: 

Tapi bagaimanapun juga, penggunaan bahasa prosedural seperti C sangat tidak efisien untuk pembuatan software skala menengah ke atas. Terlalu banyak perulangan, terlalu banyak percabangan, terlalu banyak kode yang harus kita ketikan. Maka, seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi, bahasa C ini dikembangkan ke tingkat lebih lanjut yaitu bahasa C yang berorientasi object yang disebut dengan C++. 

3. Apa itu bahasa pemrograman berorientasi object? 
Apa bedanya dengan bahasa prosedural? Object Oriented Programming (OOP) adalah bahasa pemrograman yang berorientasi pada object. Apa sih object??? Object itu ya bahasa pemrograman itu sendiri. 

Mari kita renungkan. Misalnya kita membuat sebuah object mobil misalnya. Mobil ini bisa kita buat dengan prosedural language maupun dengan OOP language. Loh, jadi tidak ada bedanya dong?? Sebentar dulu, harap bersabar. Kita tidak akan membahas bagaimana cara membuat 1 mobil, bahasa apa yang digunakan untuk membuat mobil, tapi yang kita bahas adalah 1 mobil. Yup mobil yang sudah jadi yang baru saja anda buat dari mengetikan puluhan kode misalnya. 

Nah, sekarang saya ingin 1 mobil tadi digandakan menjadi 2 mobil. Bagaimana anda membuat mobil yang satunya?? Apakah anda akan mengopikan semua kode anda tadi untuk menjadikan mobil ke dua??? Ini cuman dua, bagaimana kalo saya ingin 3, atau 4, atau 120 mobil??? 

Ah, ada renungan lain, mobil tadi telah anda buat, pasti ada bagian bagiannya seperti roda. Nah, bagaimana kalo saya ingin mobil yang sama dengan cat yang berbeda? Bagaimana kalo saya ingin anda membuat mobil yang sama dengan salah satu roda nya kempes. Disinilah object oriented programming punya peranan yang sangat penting. Kita hanya perlu membuat sebuah class mobil. Untuk membuat mobil baru hanya tinggal membuat instance baru. Dan lain sebagainya. Jauh lebih elegan, lebih efisien, lebih terstruktur ketimbang prosedural language. 

4. Langsung saja, apa yang kita perlukan untuk belajar C++? 
Anda bisa saja pakai aplikasi teks editor apa saja. Kemudian anda dapat mendownload aplikasi compiler apa saja yang sudah tersedia di internet. Mudah bukan?? 

Tapi, sekarang banyak sekali vendor yang menyediakan software komplit (lengkap) untuk anda baik berbayar maupun gratis. Software komplit ini dinamakan dengan IDE (Integrated Development Environment). 

Dalam IDE ini terdapat editor khusus yang dapat kita gunakan, terdapat compiler yang terintegrasi dengan editor tadi, terdapat debugger, bahkan terdapat software deployer yang akan membuat kode anda menjadi software jadi disertai dengan installer nya. Dengan editor khusus ini maka pekerjaan anda akan jauh lebih mudah, disertai dengan kode warna yang presentatif, disertai code inspektor yang akan langsung menginformasikan kepada anda bahwa kode yang anda ketikan salah, disertai juga dengan smart coding (intellisense code) yaitu saat anda mengetikan 1 huruf saja maka smart coding ini akan memunculkan baik method maupun propertis yang tersedia. 

Disertai juga template ui dan installer, sehingga untuk membuat menu, bottom, dan lain – lain yang berhubungan dengan User Interface sudah dibundled pada software tersebut kita hanya tinggal membuat logic nya saja. Banyak sekali IDE/SDK super powerfull gratis maupun berbayar yang dapat anda gunakan di jaman 2013 ke 2014 ini. Referensi saya pribadi adalah anda dapat menggunakan QT 5.1 dan Visual Studio 2012. Semuanya gratis. Untuk visual studio yang gratis adalah Visual Studio Express. Atau mungkin anda memiliki referensi lain?? 

Bila sudah tersedia IDE super powerfull gratis dengan GUI yang komunikatif, haruskan saya install compiler sendiri dari download di internet? Haruskah saya memakai editor simple tanpa intellisense code?? Haruskah saya belajar menggunakan command line juga?? Semua ini anda sendiri yang dapat menjawabnya :) 

http://www.mediatutorial.web.id/2012/04/c-no1-belajar-c-pemula-apa-itu-c.html

Tuesday, November 10, 2015

Latihan 3



Soal 3
a.     
Kode Program:

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
        int i,j;
    for(i=5;i>-1;--i)
        {
                        printf("\n");
                        for(j=1;j<=i;++j)  
                        {
                                        printf("%3i", j);
                        }
            printf("  \n");
        }
        getch();
}
Hasil Program:


b.      
Kode program :

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{      
        int i, j;
        for (i=1; i<=1; i++)
        {
                        printf("\n  ");
                        for (j=i; j<=5; j++)
                        {
                                        printf("%2i ", j);
                        }
                        printf("\n  ");
        }
        for (i=6; i<=6; i++)
        {
                        for (j=i; j<=9; j++)
                        {
                                        printf("%2i ", j);
                        }
                        printf("\n  ");
        }
        for (i=10; i<=10; i++)
        {
                        for (j=i; j<=12; j++)
                        {
                                        printf("%2i ", j);
                        }
                        printf("\n  ");
        }
        for (i=13; i<=13; i++)
        {
                        for (j=i; j<=14; j++)
                        {
                                        printf("%2i ", j);
                        }
                        printf("\n  ");
        }
        for (i=15; i<=15; i++)
        {
                        for (j=i; j<=15; j++)
                        {
                                        printf("%2i ", j);
                        }
                        printf("\n  ");
        }
        getch();
}

Hasil program :

c.        
Kode program :

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()            
{
        int i, j;
        for(i = 5; i> 0; --i)
        {
            printf("\n");
                        for(j = 5 - i; j > 0; --j)
                        {
                                        printf(" ");
                        }
                        for(j = 1; j < i+1; ++j)
                        {
                                        printf("%d", j);
                        }
            printf("\n");
        }
        getch();
}

Hasil program :


d.       
Kode program :

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
        int i,j;
    for (i=1;i<=5;i++)
    {
                        for(j=1;j<=i;j++)
        {
            printf(" *");
        }
            printf("\n");
    }
        getch();
}

Hasil program :

e.       
Kode program :

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
using namespace std;
main()
{
        int i, j, k, l;
        l=1;
        for (i=1;i<=5;i++)
    {
        for (j=4;j>=i;j--)
        {
            printf(" ");
        }
        for (k=0;k<l;k++)
        {
            printf("*");
                        }
                        printf("\n");
                        l=l+2;
        }
        getch();
}

Hasil program :


Latihan 2


Soal 2

Buatlah rogram untuk menentukan nama bulan berdasarkan angka yang di input.

Jawab
Kode Program:

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
        int M;
        printf("\n*** Menentukan Nama Bulan Berdasarkan Input Angka ***\n");
        printf("   ===============================================\n\n");
        printf("Input angka : ");
        scanf("%i", &M);
        switch(M)
        {
                        case 1:
                                        printf("Bulan Januari\n\n");
                                        break;
                        case 2:
                                        printf("Bulan February\n\n");
                                        break;
                        case 3:
                                        printf("Bulan March\n\n");
                                        break;
                        case 4:
                                        printf("Bulan April\n\n");
                                        break;
                        case 5:
                                        printf("Bulan May\n\n");
                                        break;
                        case 6:
                                        printf("Bulan June\n\n");
                                        break;
                        case 7:
                                        printf("Bulan July\n\n");
                                        break;
                        case 8:
                                        printf("Bulan August\n\n");
                                        break;
                        case 9:
                                        printf("Bulan September\n\n");
                                        break;
                        case 10:
                                        printf("Bulan October\n\n");
                                        break;
                        case 11:
                                        printf("Bulan November\n\n");
                                        break;
                        case 12:
                                        printf("Bulan December\n\n");
                                        break;
                        default:
                        printf("error");
                        getch();
        }
}

Hasil Program:


 

Welcome To My Blog Template by Ipietoon Cute Blog Design